Nomor Ayat dari Surat Al-Hujurat tentang Keragaman Manusia

Berikut adalah soal teka-teki silang (TTS) seputar surah Al-Ḥujurāt dan keragaman manusia:

MENDATAR
3. Nomor ayat dari surah al-Ḥujurāt yang berisi tentang keragaman manusia adalah…
4. Allah Swt. menjadikan manusia beragam … dan bangsa.

MENURUN
1. Salah satu bangsa besar di dunia adalah ….
2. Manusia pertama yaitu ….
5. Yang menjadikan manusia mulia di sisi Allah Swt. adalah …

Jawaban yang benar untuk soal mendatar nomor 3 adalah 13. Nomor ayat dari surat Al-Hujurat yang berisi tentang keragaman manusia adalah ayat ke-13, yaitu ayat yang secara eksplisit menyebutkan bahwa Allah menciptakan manusia dari laki-laki dan perempuan, lalu menjadikan mereka berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal.

Soal TTS tentang surah Al-Hujurat dan keragaman manusia beserta jawabannya

Mengapa Jawabannya Ayat 13?

Surah Al-Ḥujurāt adalah surah ke-49 dalam Al-Qur’an, terdiri dari 18 ayat, dan termasuk golongan surah Madaniyyah. Ayat ke-13 secara spesifik membahas keragaman manusia. Bunyi pokok ayat ini menyatakan bahwa Allah menciptakan manusia dari seorang laki-laki (Adam) dan seorang perempuan (Hawa), kemudian menjadikan mereka berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya mereka saling mengenal. Ayat ini juga menegaskan bahwa yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.

Ayat 13 menjadi landasan utama dalam Islam tentang kesetaraan manusia. Tidak ada superioritas berdasarkan ras, warna kulit, atau keturunan — satu-satunya pembeda kemuliaan adalah ketakwaan. Pesan ini menjadikan ayat 13 sangat mudah dikenali setiap kali muncul pertanyaan seputar keragaman manusia dalam surah Al-Ḥujurāt.

Jawaban Lengkap Soal TTS Lainnya

Selain mendatar nomor 3, soal TTS ini juga memiliki beberapa pertanyaan lain yang saling berkaitan dengan tema keragaman ciptaan Allah:

  • Mendatar 4 — “suku”. Allah Swt. menjadikan manusia beragam suku dan bangsa. Kata “suku” merujuk langsung pada frasa “syu’ūban wa qabā’il” dalam ayat 13 surah Al-Ḥujurāt, yang berarti berbangsa-bangsa dan bersuku-suku.
  • Menurun 1 — Nama bangsa besar di dunia. Jawaban bisa berupa “Arab”, “Cina”, atau bangsa besar lainnya, tergantung jumlah kotak pada TTS. Sesuaikan dengan pola huruf yang sudah terisi.
  • Menurun 2 — “Adam”. Manusia pertama yang diciptakan Allah adalah Nabi Adam a.s. Hal ini sejalan dengan ayat 13 yang menyebut penciptaan manusia dari seorang laki-laki dan perempuan.
  • Menurun 5 — “takwa”. Yang menjadikan manusia mulia di sisi Allah Swt. adalah takwa. Bagian akhir ayat 13 menyebutkan “inna akramakum ‘indallāhi atqākum” — sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.

Perhatikan bahwa seluruh jawaban TTS ini saling terhubung karena semuanya bersumber dari kandungan surah Al-Ḥujurāt ayat 13.

Mengapa Bukan Ayat Lain dalam Surah Al-Ḥujurāt?

Surah Al-Ḥujurāt memuat berbagai tema penting selain keragaman. Ayat 1–5 berbicara tentang adab terhadap Rasulullah ﷺ, ayat 6 tentang tabayyun (klarifikasi berita), ayat 9–10 tentang mendamaikan kelompok yang berselisih, dan ayat 11–12 tentang larangan mengolok-olok, berprasangka buruk, serta menggunjing. Tidak satu pun dari ayat-ayat tersebut membahas penciptaan manusia yang beragam suku dan bangsa.

Kesalahan paling umum adalah mencampuradukkan ayat 11 atau 12 dengan ayat 13. Ayat 11 melarang suatu kaum merendahkan kaum lain, dan ayat 12 melarang berprasangka buruk — keduanya memang berkaitan dengan hubungan antarmanusia, tetapi bukan tentang keragaman penciptaan. Ayat yang secara tegas menyebut “ja’alnākum syu’ūban wa qabā’il” (Kami menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku) hanya ayat 13.

Mẹo Menghafal Ayat 13 Surah Al-Ḥujurāt

Angka 13 bisa dikaitkan dengan kata “keragaman” yang terdiri atas huruf-huruf yang jika dihitung cukup panjang — bayangkan keragaman itu luas, sama seperti angka 13 yang lebih besar dari ayat-ayat sebelumnya dalam surah ini. Cara lain: ingat rumus “49:13” — surah ke-49, ayat 13, ayat tentang keragaman. Setiap kali muncul pertanyaan tentang suku, bangsa, atau saling mengenal dalam konteks Al-Ḥujurāt, jawabannya selalu merujuk ke ayat 13. Kata kunci pemicunya adalah “syu’ūban wa qabā’il” (berbangsa-bangsa dan bersuku-suku) serta “lita’ārafū” (supaya saling mengenal) — dua frasa ini eksklusif milik ayat 13 dan tidak muncul di ayat lain dalam seluruh Al-Qur’an.

Để lại một bình luận

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *