Kitab Zaman Majapahit yang Memuat Istilah Pancasila – Jawaban

Pertanyaan: Pada salah satu kitab yang ditulis pada zaman Majapahit, terdapat istilah Pancasila. Istilah itu merujuk pada lima tingkah laku yang utama. Kitab tersebut adalah kitab …

A. Sutasoma
B. Mahabarata
C. Arjunawiwaha
D. Bharatayudha
E. Negarakertagama

Jawaban yang benar adalah A. Sutasoma. Kitab Sutasoma karya Mpu Tantular, yang ditulis pada masa Kerajaan Majapahit sekitar abad ke-14, merupakan karya sastra Jawa Kuno yang pertama kali menyebut kata “Pancasila” sebagai lima prinsip kesusilaan.

Soal tentang kitab zaman Majapahit yang memuat istilah Pancasila beserta pilihan jawaban

Mengapa Kitab Sutasoma Adalah Jawaban yang Tepat?

Kitab Sutasoma ditulis oleh Mpu Tantular pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk di Kerajaan Majapahit, sekitar tahun 1365 Masehi. Dalam kitab ini, kata “Pancasila” berasal dari bahasa Sanskerta: panca berarti lima dan sila berarti prinsip, dasar, atau tingkah laku. Mpu Tantular menggunakan istilah tersebut untuk merujuk pada lima larangan moral yang harus dijauhi, yaitu: tidak boleh melakukan kekerasan (ahimsa), tidak boleh mencuri (asteya), tidak boleh berbuat cabul (kama), tidak boleh berbohong (musawada), dan tidak boleh mabuk-mabukan (surapa).

Kelima prinsip ini bersifat kesusilaan dan sangat dipengaruhi oleh ajaran agama Buddha. Menariknya, kitab ini juga terkenal karena memuat semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” — frasa yang kemudian menjadi semboyan resmi negara Indonesia. Jadi, satu kitab ini melahirkan dua konsep fundamental bagi bangsa Indonesia: istilah Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Mengapa Pilihan Lain Tidak Tepat?

B. Mahabarata adalah epos besar dari India kuno yang menceritakan konflik antara keluarga Pandawa dan Kurawa. Kitab ini bukan karya sastra zaman Majapahit, melainkan berasal dari tradisi sastra India dan tidak memuat istilah Pancasila sebagai lima kesusilaan.

C. Arjunawiwaha merupakan kakawin (puisi Jawa Kuno) karya Mpu Kanwa yang ditulis pada masa Kerajaan Kahuripan di bawah Raja Airlangga, sekitar abad ke-11. Meskipun termasuk sastra Jawa Kuno, kitab ini lebih awal dari zaman Majapahit dan tidak menyebut istilah Pancasila.

D. Bharatayudha adalah kakawin karya Mpu Sedah dan Mpu Panuluh dari masa Kerajaan Kediri, sekitar abad ke-12. Isinya mengisahkan perang besar Bharatayuddha dari epos Mahabarata versi Jawa. Kitab ini juga tidak berasal dari zaman Majapahit dan tidak memuat istilah Pancasila.

E. Negarakertagama sering menjadi pilihan yang paling menjebak. Kitab ini memang ditulis pada zaman Majapahit oleh Mpu Prapanca sekitar tahun 1365 — sezaman dengan Kitab Sutasoma. Isinya menggambarkan kebesaran Kerajaan Majapahit, wilayah kekuasaan, dan perjalanan Raja Hayam Wuruk. Banyak siswa keliru memilih Negarakertagama karena kitab ini sangat terkenal dan erat dikaitkan dengan Majapahit. Namun, Negarakertagama tidak memuat istilah Pancasila; kitab tersebut lebih bersifat kronik kerajaan, bukan kitab kesusilaan.

Hubungan Kitab Sutasoma dengan Dasar Negara Indonesia

Ketika merumuskan dasar negara pada tahun 1945, Ir. Soekarno menggunakan kata “Pancasila” yang akarnya dapat ditelusuri hingga ke Kitab Sutasoma. Tentu saja, isi lima sila dalam Pancasila sebagai dasar negara berbeda dari lima larangan moral dalam kitab Mpu Tantular. Soekarno mengambil dan mengembangkan konsep tersebut menjadi lima prinsip kehidupan berbangsa: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Meski berbeda konteks, benang merah antara keduanya terletak pada gagasan bahwa ada lima prinsip utama yang mengatur perilaku dan kehidupan bersama.

Tips Mengingat Jawaban untuk Soal Serupa

Cara paling mudah: ingat bahwa Mpu Tantular menulis dua hal penting dalam satu kitab — istilah Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, keduanya ada di Kitab Sutasoma. Jika soal menyebut salah satu dari dua konsep itu, jawabannya selalu mengarah ke Sutasoma. Untuk membedakan dari Negarakertagama yang sama-sama dari zaman Majapahit, ingat kata kunci: Negarakertagama berisi negara (kronik kerajaan), sedangkan Sutasoma berisi sila (prinsip moral). Asosiasi “Suta-sila” bisa membantu mengaitkan kitab ini dengan Pancasila secara cepat saat mengerjakan soal ujian.

Để lại một bình luận

Email của bạn sẽ không được hiển thị công khai. Các trường bắt buộc được đánh dấu *